Showing posts with label Tips Windows. Show all posts
Showing posts with label Tips Windows. Show all posts

Monday, February 16, 2009

Tips-tips buat Windows 7


1. Agar Lagu MP3 tetap utuh
Windows 7 memiliki kelemahan di Windows Player 12 karena bug jahat yang dimilikinya. Bug ini otomatis akan menambahkan metadata yang hilang, termasuk album art. Masalahnya, hal ini bisa mengakibatkan file tersebut tidak utuh lagi. Untuk memperbaikinya, install updatenya dari situs Microsoft.

2. Klik Kanan yang Makin Sakti
Klik kanan pada bagian kosong di desktop untuk mengatur resolusi layar, jadi tak perlu melalui display setting dulu. Klik kanan pada ikon Explore di taskbar, untuk mengakses folder sistem yang umum digunakan seperti Documents, Pictures, dan lainnya dengan lebih cepat. Sedangkan bila tidak ingin menggunakan Internet Explorer dan ingin memindahkannya dari taksbar, klik kanan saja pada ikon IE, lalu pilih "Unpin this program from the taskbar", kemudian instal browser lain.

3. Jalan pintas (shortcut) pada keyboard
Alt+P: Untuk menampikan atau menyembunyikan tampilan jendela Explorer
Windows Logo+G: Menampilkan gadget di muka windows-windows lainnya
Windows Logo++ (tombol plus): Zoom in
Windows Logo+- (tombol minus): Zoom out
Windows Logo+Up: Memperbesar ukuran window
Windows Logo+Down: Memperkecil ukuran window
Windows Logo+Left: Bergerak menuju sisi kiri layar
Windows Logo+Right: Bergerak menuju sisi kanan layar
Windows Logo+Home: Meminimize/merestore window lain kecuali yang sedang ditampilkan

4. Mengatur UAC (User Account Control)
Jengkel dengan banyaknya 'peringatan' (alert) seperti pada Windows Vista? Aturlah dengan langkah berikut: Start -> Control Panel -> Change User Account Control Settings.

5. Menulis Cakram Digital
Windows 7 akhirnya menyediakan layanan untuk mem-'burn' file ISO langsung ke bentuk CD atau DVD. Untuk memudahkannya, tinggal double klik pada file tersebut, pilih drive dengan disk kosong lalu klik Burn.

6. Akses video lebih cepat
Klik kanan pada menu Start, lalu menuju Properties -> Start Menu -> Customize, dan set pilihan video pada "Display as a link". Kini bisa mengakses folder video dengan langkah singkat.

7. Bagi Flickr
Memiliki account di Flickr? Untuk mempercepat membukanya, kunjungilah situs I Started Something, kemudian downloadlah Connector-nya, lalu pilih Open. Dengan ini, "Flickr Search' akan ditambahkan di folder Searches, pun bisa mencari foto lewat desktop . Gampang kan?

Sunday, February 15, 2009

Cara mengubah tulisan "START" di Windows XP


Mengubah tulisan “Start” yang ada di tombol start dari Windows XP dengan kata hack atau virus, sering terjadi saat komputer sudah sangat lemah digerogoti virus. Lalu, bagaimana cara virus tersebut untuk dapat mengganti tulisan di tombol start tersebut?

Sebagian besar dari virus melakukan perubahan ini dengan menggunakan metode yang sama pada saat kita menggunakan Hex Editor, tapi, mengingat batasan karakter yang dituliskan oleh mayoritas virus, terbatas hanya dalam lima karakter saja. Yang memang telah ditetapkan oleh Windows.

Kalau hanya terbatas lima karakter kan ga seru, untuk menulis misalnya ‘DCC Komet’’ saja sudah butuh 9 karakter. Trus gimana caranya? Nah disini saya perkenalkan sebuah software hasil karanya my brother ‘Angus Johnson’. Software ini bernama ResHacker (Resource Hacker). Tidak punya softwarenya? Gampang...goggling aja dengan keyword Reshacker, pasti seabreg-abreg hasilnya karena software ini emang top banget.

Ok, sebelum kita mulai. Saya peringatkan bahwa yang akan kita lakukan adalah langsung ke jantung Windows, yaitu Register. Jadi ati-ati, bro. Kalau perlu di-back up dulu registrinya. Yang perlu kita lakukan adalah mengedit script dari Explorer.exe yang ada di direktori C:\\Windows. Juga mengganti Shell explorer.exe yang ada di registri Windows.

1. Jangan jalankan aplikasi apapun, karena proses ini bisa bikin overload. Buat temen-temen dengan komputer yang spesifikasinya pas-pasan, dimohon untuk mencoba di komputer punya orang lain aja. Hehehe...
2. Jalankan ResHacker.
3. Masukkan Script dari Explorer.exe, caranya, tekan tombol File > Open. Pilih C:\\Windows\Explorer.exe, lalu tekan tombol Open.
4. Pada bagian sebelah kiri yang ditampilkan ResHacker, pilih String Table > 37 > 1033.
5. Lihat sebelah kanan. Lihat pada tulisan “Start”. Ubah tulisan start dengan kata yang mau kamu bikin. Contoh :
STRINGTABLE LANGUAGE LANG_ENGLISH, SUBLANG_ENGLISH_US
{
578, “start

Ubah jadi :

STRINGTABLE LANGUAGE LANG_ENGLISH, SUBLANG_ENGLISH_US
{
578, “Hacked by namamu

6. Tekan tombol Compile Script. Lalu simpan hasil pengeditan dengan nama HackedExplorer.exe.
7. Tutup ResHacker
8. Klik Start > Run
9. Ketikkan, regedit
10. masuk ke direktori HKEY_LOCAL_MACHINE > SOFTWARE > Microsoft > Windows NT > CurrentVersion > Winlogon.
11. Di dalam direktori Winlogon terdapat nama Shell. Klik kanan pada Shell lalu pilih Modify,
12. Pada kotak teks value data :, ganti nama Explorer.exe dengan HackedExplorer.exe.
13. Tutup regedit. Lalu restart komputermu.

Jika nanti ada kerusakan dan membuat kamu tidak bisa masuk ke Windows Explorer, gampang, tekan Ctrl+Alt+Del untuk memunculkan Task Manager. Dari task manager tekan tombol New Task lalu ketikkan regedit. Lalu lakukan langkah 10 s/d 12. Pada langkah 12 ganti nama HackedExplorer.exe menjadi aslinya, yaitu Explorer.exe. Setelah itu direstart.
Do it with your own risk !!!

Saturday, February 14, 2009

Cara memperbaiki kerusakan pada Windows


Berikut tahapan-tahapan sesuai dengan jenis kesalahan.
1. Memperbaiki Instalasi (Repair Install)
Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting, Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan) yang awal.
– Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
– Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
– Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua, bukan yang pertama.
– Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
– Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R
– Ini akan memulai perbaikan.
– Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya "I Agree at the
– Licensing Agreement"
– Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS
Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file. Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
– Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar "progress bar" yang merupakan
– bagian dari perbaikan, dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi "Collecting
– Information, Dynamic Update, Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation" .
– Ketika ditanya, klik tombol Next
– Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
– Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
– Komputer akan restart.
– Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan
– sistem ketika instalasi normal.
– Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
– Selesai
Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.

2. NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapati pesan error bahwa "NTOSKRNL not found" / NTOSKRNL tak
ditemukan, lakukan:
– Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
– Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
– Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
– Biasanya #1
– Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
– Tulis: CD i386
– Tulis: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32 \ntoskrnl. exe
– Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan
– lokasinya.
– Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

3. HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured) .
– Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
– Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R. Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai. Biasanya #1
– Tulis: bootcfg /list
– Menampilkan isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini Tulis: bootcfg /rebuild
– Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
– Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

4. Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\ CONFIG rusak atau hilang
Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan:
"Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\ CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\ CONFIG\SOFTWARE"
– Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut. Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
– Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai. Biasanya #1
– Masukkan password administrator jika diperlukan. Tulis: cd \windows\system32\ config
– Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
– Tulis: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
– Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
– Tulis: copy \windows\repair\ system
– Tulis: copy \windows\repair\ software
– Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

5. NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)
Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:
a. Untuk partisi tipe FAT
- Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file
NTLDR atau NTDETECT.COM
dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\
b. Untuk partisi tipe NTFS
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!) .
- Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:
- Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT. COM C:\
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

Thursday, February 5, 2009

Optimalisasi Windows XP


Di tempat anda, mungkin banyak orang yang bisa menginstall program. Namun saya yakin sangat sedikit sekali yang mengerti dan mau memahami seni dari proses install tersebut sehingga menghasilkan PC yang optimal. Sering kita jumpai komputer sekelas Pentium IV masih dikatakan lambat. Padahal sudah dilakukan berbagai upaya untuk menambah memori dan meningkatkan prosesor. Namun tetap saja, masih ada beberapa proses yang dianggap lambat. Dengan settingan berikut, anda bisa menyulap Pentium III secepat Pentium IV. Ruang-ruang yang akan kita sentuh adalah sebagai berikut :
1. System Properties
2. System Configuration
3. Registry

1. System Properties
Adalah ruang berisi informasi tentang nama dan organisasi pemilik. Anda bisa membukanya dengan klik kanan pada icon My Computer dan pilih Properties. Atau bisa juga dengan menekan tombol Start + Pause Break. Ada beberapa rahasia yang akan kita obrak-abrik pada system properties ini, sehingga menghasilkan installasi yang optimal. Ikuti langkah berikut:
1. Klik kanan pada icon My Computer dan pilih Properties. Atau bisa juga dengan menekan tombol Start + Pause Break.
2. Klik menu System Restore, pastikan anda mengklik Turn Off System Restore On All Drives. Ini akan sangat berguna untuk menghalau salah satu cara perkembangbiakan virus.
3. Kemudian klik Advanced.
Terdapat 3 menu setting di bawahnya.
-Klik Setting pertama dan pastikan anda memilih Adjust For Best Performance. Lanjutkan dengan mengklik Apply. Tunggu beberapa saat, dan tampilan windows akan berubah menjadi klasik. Tampilan tersebut dapat kita rubah sesuai keinginan kita nanti.
-Selanjutnya klik Advanced, dan klik Change untuk merubah Virtual Memory. Virtual memory adalah Space yang dijadikan memory bayangan untuk membantu kinerja memory asli yang biasa kita sebut RAM . Virtual memory ini akan meminta ruangan dari harddisk.
-Pada sub menu Custome Size, terdapat kolom Initial Size. Isikan kolom dengan angka minimal 2 kali jumlah RAM yang anda pasang. Misalnya anda memasang RAM 128 MB, maka isi kolom tersebut dengan jumlah minimal 256. Dan pada kolom berikutnya isi dengan 2x kolom pertama. Jangan lupa klik Set. Klik OK dan OK lagi sehingga kembali ke System Properties awal.
-Sekarang klik menu Setting yang ketiga, anda akan melihat dua kolom yang berisi angka 30. Rubah angka tersebut menjadi 3. Kemudian buang tanda Ceklis pada Automatically Restart.
-Klik OK setelah selesai.
-Tutup System Properties dengan mengklik OK
Dari hasil otak-atik tadi, tampilan windows terasa amat membosankan. Semuanya serba Classic, seolah-olah bukan Windows XP.
Jangan khawatir, itu hanya sekedar tampilan yang bisa kita rubah setiap saat, caranya:
1. Klik kanan di ruang kosong pada area Desktop dan pilih Properties sehingga muncul kotak dialog Display Properties.
2. Klik menu Themes, kemudian pada kolom Themes di bawahnya, klik tanda panah ( Pop up ) dan pilih Windows XP.
Jika sebelumnya sudah terpilih Windows XP, maka pilih dulu Themes lain, kemudian klik panah lagi dan pilih Windows XP. Ini dilakukan untuk memancing tampilan Windows XP yang sesungguhnya.
3. Klik Apply dan lihat hasilnya.
4. Selanjutnya klik menu Desktop, perhatikan di bagian bawah. Disana terdapat sub menu Customize Desktop, klik menu tersebut.
5. Pada tampilan kotak dialog berikutnya, pastikan anda membuang tanda Ceklis pada Run Desktop Cleanup Every 60 Days. Ini dilakukan untuk menghindari penghapusan otomatis Windows terhadap icon-icon yang sudah dianggap tidak penting, padahal menurut kita masih sangat penting.
6. Klik OK dan OK lagi untuk menutup Display Properties.

2. System Configuration
Ruang berikutnya yang akan kita bedah adalah System Configuration. Perhatikan langkah berikut :
1. Klik Start pilih Run dan ketik ms config kemudian Ok atau langsung tekan Enter.
2. Di deretan menu bagian atas, di ujung kanan terdapat menu Startup. Klik menu tersebut.
3. Lihat ke bagian bawah, terdapat sederetan nama dengan masing-masing mempunyai tanda ceklis.
Nama-nama tersebut adalah indikasi program yang akan selalu berjalan ketika Windows baru pertama kali tampil. Dan jika kita membiarkan tanda ceklisnya, maka Windows akan sedikit lambat ketika pertama kali proses Loading.
1. buang tanda ceklis pada nama program yang dianggap tidak perlu untuk ditampilkan pada waktu START UP. Kemudian klik Apply
2. Klik OK untuk menutup System Configuration dan klik Restart.
3. Minum kopi, makan cemilan, atau pesen nasi goreng untuk menunggu komputer anda yang Restart.
Setelah komputer Restart dan kembali ke ruangan Desktop, anda dikagetkan dengan munculnya kotak dialog yang tentu saja berbahasa inggris. Langsung saja klik kotak kecil untuk memberi ceklis pada Don't Show This Massage..., (dst) kemudian klik OK, maka kotak tadi tidak akan muncul lagi ketika Windows baru Restart.

3. Registry
Registry adalah ruang Administrator Windows. Keluar masuknya program yang terinstall akan selalu melapor terlebih dahulu ke Registry.
Berikut ini adalah directory yang terdapat di Registry yang akan kita obrak-abrik:
1. HKEY_CLASSES_ROOT
2. HKEY_CURRENT_USER
3. HKEY_LOCAL_MACHINE
4. HKEY_USERS
5. HKEY_CURRENT_CONFIG
Yang akan kita sentuh adalah bagian a dan b. Ikuti langkah berikut:
1. Klik Start, pilih Run dan ketik regedit, klik OK atau langsung tekan Enter.
2. Klik tanda plus (+) pada HKEY_CURRENT_USER.
3. Klik tanda plus (+) pada Control Panel.
4. Klik tanda plus (+) pada Desktop.
( Perhatikan jendela sebelah kanan pada posisi Desktop. Terdapat sederetan String yang cukup memusingkan dan tentu saja berbahasa Inggris. Cari dan temukan MenuShowDelay. Jika sudah ketemu, klik 2 kali dan rubah nilainya dari 400 menjadi 0, kemudian klik OK).
5. Sekarang kembali ke jendela sebelah kiri.
6. Di bawah directory Desktop terdapat sub directory WindowsMetrics. Klik sub directory tersebut dan perhatikan jendela sebelah kanan.
7. Cari dan temukan MinAnimate, klik 2 kali pada value tersebut dan rubah nilainya menjadi 1, klik OK.
Sekarang tutup Registry dengan tombol Alt + F4 atau dengan mengklik tanda silang ( X) di bagian atas kanan jendela.
Restart Komputer anda dan lihat hasilnya.

Cara menginstall Windows XP


1. Masukkan CD/DVD Windows XP, kalau muncul menu, diclose aja.

2. Restart komputer

3. Pas logo motherboard muncul, masuk ke config (biasanya del, atau F2, atau F4, dll tergantung jenis BIOSnya), set first boot ke CD/DVD-ROM. Note: Pada motherboard-motherboard tertentu, biasanya ada boot menu yang memungkinkan kita untuk melakukan boot dari hardware tertentu tanpa perlu masuk ke dalam config BIOS yang membingungkan.

4. Setelah itu biasanya ada tulisan, "Press any key to boot from CD."(Tekan tombol sembarang).

5. Tunggu komputer meload content dari CD. Ikuti instruksi-instruksi yang muncul, misalnya menyetujui EULA, dll.

6. Setelah detecting previous OS version, biasanya ada pilihan repair atau don't repair. Pilih yang don't repair.

7. Setelah itu bakal muncul harddisk-hardisk yang terhubung ke PC.

8. Delete partisi-partisi yang ada.

9. Buat partisi-partisi yang baru. Jumlah dan ukuran partisi tergantung keperluan. Buat yang drive system minimal sekitar 5GB sudah cukup.

10. Tekan enter pada drive tujuan instalasi Windows XP dan anda akan disuguhkan sebuat menu formating. Sebaiknya menggunakan NTFS, karena masalah kompatibilitas dan keamanan (sistem partisi NTFS memiliki support terhadap kompresi data yang lebih baik dan encrypt data), dan terlebih lagi (menurut saya) lebih cepat.

11. Tunggu sampai format dan proses pengcopyan data ke dalam harddisk selesai.

12. Restart komputer.

13. Setting komputer untuk boot dari harddisk kembali.

14. Sampai di sini anda sudah 80 % dalam proses instalasi Windows XP.

15. Ikuti instruksi-instruksi (setting jam, setting bahasa, dll), sampai akhirnya anda diharuskan melakukan restart dan sampai saat ini proses penginstalasian sudah selesai.

16. Ini hanya tahap permulaan, karena pada akhirnya anda harus direpotkan lagi dengan menginstall driver dan software-software yang bejibun banyaknya


Pastikan anda sudah:
1. Backup data-data penting, My Documents, music, pic, video, dll.
2. Backup data-data jadwal, calendar, meeting, appointment, dll.
3. Backup bookmark website-website favorit.
4. Backup setting-setting software, dll.
5. Menyiapkan CD dan file instalasi driver dan software.
6. Dan yang paling penting anda sudah menyiapkan CD/DVD Windows XP
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...